Wadah berbagi Kisah, Pengetahuan, Ungkapan rasa, Cerita, dalam rangka memperkaya khasanah Iman untuk menggapai Syafa'at Baginda Rasululloh serta Hidayah dan Ridlo Illahi Robbi

8.19.2009

Mari Bergembira Sambut Ramadhan


Fadlilah dan keutamaan Ramadhan secara sempurna tidak akan mudah kita ‎dapatkan kalau kondisi fisik kita tidak sempurna dan fit. Untuk itu, menjelang Ramadhan ‎kita harus siapkan fisik kita baik-baik agar pada saat Ramadhan datang nanti, kita siap ‎secara fisik, sehat badan dan rohani.

Menjaga kesehatan adalah bagian dari ajaran agama. ‎Oleh karena itu berulang kali Rasulullah s.a.w. mengingatkan umatnya agar meminta ‎kesehatan kepada Allah dan menjaganya supaya tidak merugi, karena kesehatan adalah ‎salah satu modal terpenting kita untuk bisa beribadah.

Orang yang merugi adalah yang ‎tidak menggunakan kesehatannya untuk kebaikan dan yang lebih rugi lagi tidak menjaga ‎kesehatannya. Rasulullah s.a.w. bersabda dalam hadist sahih riwayat Tirmidzi :
"Dua nikmat ‎Allah yang di situ banyak orang merugi, yaitu nikmat kesehatan dan waktu luang"
‎Karena masih banyak orang menyia-nyiakan kesehatan dan waktu luangnya untuk hal - hal yang ‎tidak bermanfaat

Kalau prasyarat kesehatan sudah kita penuhi, namun tetap diuji dengan sakit, maka janganlah berkecil hati karena niat kita untuk berbuat baik telah didengar oleh Allah. ‎Dalam sebuah hadist riwayat Bukhari Muslim Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Apabila ‎seorang hamba sakit atau bepergian, maka Allah menulis untuknya pahala seperti yang ia ‎lakukan saat sehat dan di rumah" ‎

Kemudian yang harus kita perhatikan menyongsong bulan Ramadhan adalah persiapan finansial kita. Bukan untuk membeli kebutuhan berbuka dan sahur yang mewah dan mahal. Tapi untuk menopang ibadah sedekah dan infak kita.

Bulan Ramadhan adalah bulan sedekah, bulan infak serta bulan menolong saudara kita yang ‎miskin dan kekurangan. Bulan Ramadhan adalah bulan membantu saudara kita yang membutuhkan. Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas:
"Rasulullah adalah ‎orang yang paling dermawan, tapi beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan saat ‎beliau kedatangan Jibril. Saat itu kedermawaan Rasulullah seperti angin yang ‎berhembus"‎ .
Artinya beliau memberikan apa saja untuk sedekah seakan seperti angin ‎yang tidak peduli hambatan, terus berhembus. ‎

Beliau juga mengatakan:"Barang siapa memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa, maka kepadanya diberikan pahala sama dengan orang yang berpuasa dengan tanpa berkurang sedikitpun".‎ ‎ Terakhir, Rasulullah s.a.w. bersabda:"Sesungguhnya di dalam sorga terdapat satu kamar yang luarnya kelihatan dari dalamnya dan dalamnya kelihatan ‎dari luarnya". Sahabat bertanya:"Untuk siapa itu wahai Rasulullah? "Untuk orang yang ‎membaguskan perkataan, memberi makan, melestarikan puasa dan sholat malam pada ‎saat orang-orang terlelap tidur". ‎

Sebelum Ramadhan tiba, mari kita sisipkan dalam rancangan anggaran kebutuhan kita budget untuk bersedekah dan berinfak. Tidak harus berinfak berupa uang tapi bisa juga berupa mengundang berbuka saudara dan sanak famili, ini juga merupakan sedekah yang besar nilainya. Wallahu a'lam

* Muhammad Niam *


Share:

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Powered By Blogger

Slider

Hit Counter